Hmm..2013 sekarang loh.
Lembaran ke 2 dibulan Januari yang sarat akan panas
dan hujan. Penuh akan semangat untuk melanjutkan hidup dan terus melakukan yang
terbaik. Dimana gerimis dengan awan abu abu menghiasi tiap sore di kota Bekasi,
dimana panas terik memancarkan sinar ultravioletnya di dataran kering nan hijau
dengan kuatnya. Aku yang tetap bertahan untuk hidup dan tetap mensyukuri nafas
dan perut kenyangku akan tahun ini. Aku yang menikmati hidupku dengan segala
kesibukan mengenyam pendidikan yang kerap mengejarku dengan wujud deadline dini
sebelum aku menghabiskan liburku yang singkat.
Dimana aku menghabiskan liburanku dengan mencuci
piring dan menjadi banci kuis dadakan ditwitter. Aku yang selalu no mention
ditwitter. Dan pada awal minggu terakhir liburan ku berakhir aku mulai merasa
bosan, aku rindu akan hiruk pikuk kelasku yang sarat aka perkelompokkan, aku
rindu kelas ku yang sedikit sejuk dan panasnya lebih banyak apalagi lapangan
sekolahku yang layaknya tempat panggangan ayam untuk tahun baru, disanalah
tempat dijemurnya semua murid sekolahku, panas yang mengitarinya pun tak pandang
orang, yang cantik yang jika keringetan kipas kipas, yang berkulit coklat yang
bangga akan keeksotisan kulitnya ketika terkena sinar matahari layaknya diriku
sendiri haha, yang putih bersih yang kulitnya terkena sinar akan memancarakan
aliran darahnya melalui kulit putih tipisnya. Aku rindu suasana itu.
Aku mulai merindukan segala aktifitas ku dihari
sekolah biasa, menghabiskan 10 jam penuh ceria dan penat disana, mengenyam ilmu
yang sangat mahal dan akan menjadi harta bagi aku dimasa depan. Aku juga rindu
kasurku, maksudku rasanya selalu berbeda, tergantung rasa lelah yang ada
dibadanmu. Semakin lelah badanku akan terasa nyaman dihinggapnya. Aku rindu
dengan guling kotorku yang penuh dengan kenang mimpi. Aku rindu dengan kipas
kecil yang menghiasi kamarku dengan angin yang sejuk.
Tahun ini bagiku, dimulai dengan berbagai macam
kerinduan akan rutinitas lama. Akan mention salah satu fansku yang saat itu
mengucapkan selamat pagi tiap harinya. Akan teman-temanku yang menggemaskan. Aku
rinduuuu~
Aku yang terisi oleh semangatku untuk belajar, IPA!
Itulah harapanku ya Tuhan. Hanya itu untuk tahun ini dan aku tau itu pasti akan
terjadi :) Senang sekali bisa mendapat banyak teman dikelasku, senang. Namun banyak
teman dengan tanpa sahabat itu, omong kosong. Aku sepi, bukan secara langsung
tapi disini, dihatiku yang mulai berteriak “sepi...” Aku hanya menerima
keadaan. Aku tidak mau mencari, aku menunggu seseorang yang akan menghiasi
hidupku dengan tawa, menamparku disaat aku mulai salah jalan dan selalu ada
saat aku susah. Aku tidak butuh itu untuk saat ini sih.
Ada yang lebih ku butuhkan. Tuhan. Aku butuh Tuhan
untuk menuntun jalanku ke pintu keberhasilan ku dimasa depan. Aku yakin semua
orang pasti sama seperti aku, tapi tidak sedikit orang melupakan “Tuhan?”
mereka mulai mengandalkan kekuatannya sendiri. Beribadah sebagai rutinitas
bukan kebutuhan rohani. Aku pedih mengetahui masih banyak orang yang berlaku seperti itu disekelilingku. Aku berharap,
mereka bisa menerima Tuhan dalam hidupnya dan tak mengandalakan kekuatannya
sendiri.
Mungkin diawal tahun ini aku hanya akan mengatakan:
“Hae 2013 dan dengan penuh kerinduan aku menyambutmu
wahai tahun baru dengan harapan baru!”
Selamat menikmati! Sesaplah segala tulisan yang kau baca:)
Sincerly, Ruth
