Kejadiannya sudah berangsur lama, namun sesak didada masih terasa hingga sekarang.
Aku pun tak mengerti mengapa begitu
Aku baru saja memiliki jurnal baru, yang kuharapkan adalah 'tidak ada lagi kamu didalamnya'. Ku kira kamu tidak akan muncul lagi dilembaran lain
Di tiap halaman dan lembar jurnal ku, masih terselip namamu. Ku harap kau akan selalu tetap jadi fatamorgana tak bersudut yang ku harapkan...
Aku masih sering membuka jurnal lama 'kita' yang mulai usang dgn sendirinya. Dimana tertulis kebahagiaan, kebanggaan dan...kesedihan(ku)
Masih teringat jelas bagaimana aku mempertahankan (mu) demi kelangsungan 'dunia kita' dilembar lembar akhir kisah 'kita'. Suram
Aku tidak mengerti mengapa begitu mudah menyayangimu namun begitu sulit melupakanmu. Tanpa sadar aku melupakan harapan-harapan indah yg kita buat.
Aku masih ingat dilembar-lembar awal jurnal usang itu, dimana kau tak peduli besarnya batu karang diantara kita dan masih tetap mempertahankanku.
Haha kini jurnal itu telah terkunci rapat, mari sejenak kita hening mengingat kejadian-kejadian indah dimana kita tersenyum bersama..
Aku kangen dimana kamu belum mengenal(nya) dan kamu selalu ada untukku..
Aku ingat, masa indah dimana kau selalu ku harapkan mucul lewat pintu kelasku sambil memamerkan rekahan senyummu!
Kini lihat kamu! Kamu terlihat elegan, terkenal semua wanita menyukaimu berbeda dengan ku, wanita biasa yang tak ada apa-apa nya..
Aku mulai menjauh bukan karna aku tidak menyayangimu lagi, namun aku lelah terus berharap. Lelah
Aku senang dimana tempat, ruang dan waktu menjadi pemisah diantara kita, aku bisa sedikit menghapus memori tentangmu..
Ah sudahlah, tidak ada lagi yang bisa ku harapkan. Semoga hari hari mu indah tanpaku. Amin, kira kira kamu masih mengingat 'kita' tidak?
Cinta itu indah, tapi tak selamanya..Camkan itu
;)
- aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar